MITOS PERAWAN
Dalam masarakat kita, dari jaman dulu sampai sekarang akan mengatakan seseorang
yang masih perawan akan mengeluarkan darah pada saat pertama kali berhubungan
badan. Dan kenyataannya ini tidak salah walaupun tidak 100% benar adanya.
Dalam tulisan saya kali ini akan membahas sedikit tentang darah perawan yang
mengkin tabu untuk dibahas tapi bisa jadi pertimbangan tuk menghargai dan menjaga
kehormatan dari perempuan.
cerita ini berawal dari berlangsungnya malam pertama sepasang pengantin yang memasuki
kamar pelaminan. Dengan semangat 45 karna sudah menghabiskan 5butir ayam kampung
sang pria sudah tidak sabar tuk segera kemedan pertempuran. singkat cerita
'si ucok kecil' sudah tegak perkasa siap menyerang 'si butet' yang ketakutan
karena melihat 'si ucok'. dengan kekuatan penuh ucok pun menyerang butet dengan
semangat menggebu-gebu, akhirnya butet-pun menyerah walaupun sudah mempersiapkan
benteng pertahanan yang kokoh. sampai akhirnya terjadilah pertumpahan darah di pihak
butet, yang membuat butet takberdaya melawan ucok.
pagi harinya sang pengantin pria bangga dan menceritakan pada temen deketnya
kalau istrinya benar-benar masih PERAWAN, karena memang istrinya berdarah saat
berhubungan.
Dari cerita diatas dapat disimpulkan bahwa seorang yang mengeluarkan darah
saat pertama berhubungan adalah masih perawan. Padahal tidak semuanya benar,
ada juga orang yang berhubungan pertama kali tidak mengeluarkan darah,
dan bahkan baru saat berhubungan ke3 atau ke5 baru mengeluarkan darah.
Tapi ada juga orang yang memang sudah tidak perawan bisa mengeluarkan darah
pada saat berhubungan badan.
Bersama Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAACS
Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kini dia menjabat sebagai Kepala Bagian Andrologi dan Seksologi, Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine, dan Ketua Program Magister dengan kekhususan Anti-Aging Medicine dan kekhususan Ilmu Kedokteran Reproduksi. Prof Wimpie juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi), dan Wakil Ketua Perhimpunan Kedokteran Anti Penuaan Indonesia (Perkapi).file:///C:/Users/USER/Documents/Youcam/www.kompas.com.htm
file:///C:/Users/USER/Documents/Youcam/view.php.htm